Puisi di atas dikategorikan sebagai pantun karena… A. Berima a-a-a-a B. Mengandung nasihat C. Memiliki sampiriran dan isi D. Terdiri atas empat baris E. Memiliki ketentuan baku Jawaban : E. 3. Bacalah Gurindam di bawah ini! Sudah gaharu, cendana pula Sudah tau, bertanya pula Nasihat yang terkandung di dalam gurindam di atas adalah
Puisi di atas dikategorikan sebagai pantun karena Sudah gaharu, cendana pula. Sudah tau, bertanya pula.
Sudah gaharu cendana pula Pura-pura tidak tahu. 3. Antanaklasis. Gaya bahasa yang mengandung pengulangan kata yang sama dengan makna yang berbeda. Contoh: Kalau saya pulang dari luar kota, saya selalu membawa buah tangan untuk kedua buah hati saya. 4. Tautotes. Gaya bahasa perulangan atau repetisi atas sebuah kata berulang-ulang dalam sebuah
Sudah gaharu cendana pula, } sampiran sudah tahu bertanya pula. } isi Kura-kura dalam perahu, } sampiran pura-pura tidak tahu. } isi Pantun tersebut merupakan pantun yang terdiri atas dua larik atau baris dan bersajak a-a. Pantun itu dikenal dengan sebutan karmina atau pantun kilat.
“Sudah gaharu, cendana pula”. Itulah pepatah yang menggambarkan bahwa kedua jenis kayu tersebut melambangkan kemakmuran. Kayu cendana maupun gaharu (dari genus Aquilaria spp) merupakan kekayaan sumber daya alam dengan nilai ekonomi yang sangat tinggi.
Kekurangan dari Gaharu. Kalau tadi kita sudah membahas kelebihannya, kali ini kita juga akan membahas tentang kekurangan dari gaharu. Berikut beberapa kekurangannya, antara lain: 1. Harga gaharu sangat mahal, sehingga tidak bisa dibeli oleh siapa saja. 2. Pertumbuhan pohon gaharu sangat lama, yaitu mencapai 25 tahun.
.
pantun sudah gaharu cendana pula